Rabu, 11 Desember 2013


Kamis, 28 November 2013


Minggu, 10 November 2013


Sabtu, 05 Oktober 2013

New Media

Pada era modern seperti sekarang ini banyak sekali hal yang berubah kemajuannya terutama pada bagian teknologi. berikut ini beberapa contoh teknologi yang berkembang pada era modern saat ini :


A. Televisi


Seperti yang kita tahu bahwa dulu televisi itu berbentuk tabung dan hanya bewarna hitam - putih. Di era modern ini televisi telah berubah menjadi Flat/Slim/Tipis, tempilan HD dengan berjuta warna, support usb port, HDMI port, dan Sound yang semakin real untuk didengar. tidak hanya itu saja untuk acara televisi juga sudah banyak sebagai contoh acara interlokal. tetapi untuk mendapatkan acara tersebut kita harus berlangganan ke salah satu jasa acara interlokal tersebut seperti First Media, Indovision, dll.


B. Handphone




Dulu handphone berbentuk simple yang berfungsi sebagai alat komunikasi telepon atau sms saja. namun sekarang handphone bukan sekedar untuk sms dan telepon saja, melainkan untuk browsing, play media, media social,dll. Bukan hanya itu saja dengan bentuknya yang semakin minimalis dan canggih banyak orang yang tertarik untuk membeli barang tersebut.

Sekian pembahasan saya kali ini tentang New Media. Sebenarnya masih banyak lagi alat - alat elektronik yang berkembang seperti Komputer, Car Interior, dll. Salam Smart Brain (>_^)

Senin, 13 Mei 2013

Gambaran Pandangan Hidup Menuju Masa Depan



Success adalah sebuah cita - cita / impian / keingingan yang sudah tercapai. Semua orang pasti menginginkan menjadi orang yang success, tapi untuk menjadi success itu tidaklah mudah banyak jalan yang harus kita lewati. berikut ini yang mungkin menurut saya untuk menjadi success.

Seperti Gambar diatas dapat dijelaskan :
  1. Determination, Atau Penentuan dalam hal ini kita dapat menentukan sebuah jalan / arah yang kita inginkan yang dapat mengarahkan kita untuk menjadi success.
  2. Execution, Atau Pelaksanaan dari penentuan yang kita ambil, kita juga harus memikirkan pelaksanaannya. Dalam hal ini janganlah mengambil sebuah pelaksanaan dari atas dan sulit, tetapi cobalah memulainya dari bawah dan mudah, karena yang dibilang orang success itu karena mereka selalu memulainya dari awal.
  3. Ambition, Atau Ambisi / Cita - Cita Dalam hal ini selain sebuah ambisi / cita - cita adalah sebuah kunci pembantu untuk kita untuk kedepannya seperti apa.
  4. Vision, Atau Bayangan Dalam hal sebelum - sebelumnya kita dapat membayangkan kedepannya seperti apa karena dalam hal ini bisa juga dibilang adalah sebuah perhitungan perjalanan untuk menjadi success. Dalam hal ini seperti lagu Bondan prakoso Ft. Fade 2 Black yang berjudul "Hidup berawal dari mimpi".
Sekian tulisan ini saya buat, dan sebagai pelengkap kata - kata :
Dalam dunia ini tidak ada yang mustahil, semua dapat dilakukan selama kita mau kerja keras untuk mendapatkannya. Jika Gagal diulangi karena Kegagalan adalah sebuah kunci untuk kita men - intropeksi diri untuk menjadi lebih baik dan membawa kita kepada kesuccessan dan Jangan menyerah untuk mencapai kesuccessan.

Minggu, 12 Mei 2013

Pengalaman Pribadi dalam Mengatasi Kegelisahan yang Berakibat Penderitaan Karena Ketidakadilan

Dalam kehidupan ini semua orang pasti mempunyai suatu permasalahan. Dan dari permasalahan itu dapat menimbulkan perasaan kegelisahan. Kegelisahan adalah sifat manusiawi yang memang dimiliki oleh setiap orang, jadi terkadang kegelisahan tersebut dapat membuat seseorang merasa terpuruk bahkan bisa bikin “stuck”, yang artinya ketidakmampuan orang tersebut.Berikut ini ada beberapa cara untuk mengatasi kegelisahan tersebut (Menurut Saya) :


  1. Sharing, Kebanyakan setiap orang yang mempunyai masalah pasti sharing masalahnya tersebut karena  cara ini dapat sedikit membuang beban kita dan mendapat sugesti dari orang lain. Pada saat kita mempunyai suatu masalah kita dapat sharing ke teman, orang tua, sahabat, atau siapa pun.

  2. Berdo'a, Disamping dari cara sebelumnya ini adalah cara sampingan. Selain kita menggunakan cara sebelumnya alangkah tidak ada salahnya kita berdo'a kepada Tuhan Yang Maha Esa (Sesuai kepercayaan masing - masing) karena keajaibannya dapat membantu kita karena ada istilahnya "God Always Listening, Always Understanding".
Demikian Tulisan ini saya buat, mudah - mudahan berguna untuk ilmu pengetahuan. Terima kasih.

Sabtu, 04 Mei 2013

Harlem Shake

Sejarah Harlem Shake
   Harlem Shake awalnya disebut albee di Harlem, adalah tarian yang dimulai pada tahun 1981. Tarian menjadi mainstream pada tahun 2001 ketika G. Dep menampilkan Harlem Shake dalam video musiknya “Let’s Get It”. Ini memiliki sejarah dari Northeast African dance yang disebut "Eskista" dan diduga dimulai di Harlem oleh seorang pria bernama Al B. Harlem Shake adalah tarian yang awalnya dimulai di Harlem, New York. Sejak awal telah menyebar ke daerah perkotaan lainnya dan menjadi populer di video musik. Para penyiar di Classic Basketball Entertainer ini di klaim Rucker Park bahwa Modern Harlem Shake dimulai oleh seorang pria dengan nama "Al B" (julukan Sisqo atau Cisco). Al B adalah seorang pemabuk yang akan melakukan tarian atas permintaan. Karena pendirinya, tarian ini awalnya disebut "albee" di Rucker dan Harlem, tetapi kemudian dikenal sebagai Harlem Shake .
   Al B dikutip mengatakan bahwa tarian adalah "goyang orang yang sedang mabuk, ini merupakan goyang yang mabuk beralkohol, tapi itu fantastis, semua orang menghargai hal itu." Dia mengatakan itu berasal dari Mesir Kuno dan menggambarkannya sebagai apa mumi yang digunakan untuk melakukan. Karena mereka semua dibungkus mereka tidak bisa benar-benar bergerak, semua yang mereka bisa lakukan adalah goyang. Harlem Goyang didasarkan pada tarian Ethiopia disebut Eskista . Al B menyatakan bahwa ia telah melakukan Harlem Shake sejak tahun 1981. Tarian pertama kali tertangkap pada Entertainer Bola Basket Classic atau EBC dan menyebar dari sana ke daerah lain.
   Pada bulan Februari 2013, Harlem goyang menjadi populer di kalangan video YouTube. Meskipun mulai tahun 1981, Shake Harlem menjadi mainstream pada tahun 2001 ketika G. Dep menampilkan tarian di video musiknya "Let’s Get It". The Harlem Shake umumnya terkait dengan langkah tarian serupa yang disebut 'The Chicken Noodle Soup' . The "Chicken Noodle Soup" berevolusi dari Harlem Shake dan meledak ke popularitas pada musim panas 2006 ketika DJ Webstar dan Young B membawanya ke arus utama Tarian disebut dalam lagu CunninLynguists., "Old School," dalam lagu Mac Dre, "Dance Thizzle," dan dalam lagu Nelly, "Dilema." Sebuah band dari New York City mengambil nama tarian dan dijuluki diri mereka "Harlem Shakes." Album debut mereka Technicolor Kesehatan yang dirilis Maret 24 Desember 2009. "Harlem Shake" adalah sebuah lagu oleh produser Amerika dari Brooklyn, New York Baauer. Lagu ini diunggah ke YouTube pada 10 Mei 2012, dan menjadi trend Harlem shake pada bulan Februari 2013.

Dampak Positif Harlem Shake
  Menurut saya dampak positif dari harlem shake ini adalah Kreatifitas, dimana dalam harlem shake ini para peserta di dalamnya membuat tarian dan gerakan yang menarik dan dapat menarik perhatian orang.

Dampak Negatif Harlem Shake
   Menurut saya dampak negatif dari harlem shake ini adalah Merugikan Diri Sendiri. Kenapa? Karena Harlem Shake adalah Gerakan yang menggunakan emosional dalam pikiran anda dan tidak jelas apa arti dari gerakan tersebut, jadi secara tidak langsung kita telah melakukan penyimpangan sebuah budaya.

Jumat, 05 April 2013

Penghambat dan Pendorong Kebudayaan

        Indonesia adalah sebuah negara persatuan dan kesatuan yang meninggalkan banyak sekali peninggalan - peninggalan yang bernilai, mulai dari sejarahnya, masyarakatnya, dan kebudayaannya. Namun tetapi yang merupakan bagian terpenting di indonesia adalah kebudayaannya. Akan tetapi ada penghambat dan pendorong suatu kebudyaan. Berikut adalah Faktor - Faktor penghambat dan pendorong suatu kebudayaan.

A.     Faktor Pendorong Perubahan Sosial
Berdasarkan uraian di atas, maka perubahan yang terjadi di masyarakat dapat berupa perubahan sosial dan perubahan kebudayaan. Faktor-faktor yang menyebabkan perubahan tersebut antara lain:
1.      Faktor internal
Yang dimaksudkan dengan faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri masyarakat, baik sebagai individu maupun sebagai kelompok. Faktor ini bisa muncul ke permukaan dan bisa juga tersembunyi.
Faktor internal dapat disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut:
a.       Adanya kejenuhan atau ketidakpuasan individu terhadap sistem nilai yang berlaku dalam masyarakat.
b.      Adanya individu yang menyimpang dari sistem yang berlaku. Apabila penyimpangan ini dibiarkan, maka akan diikuti oleh individu-individu lainnya, sehingga terjadi perubahan.
c.       Adanya penemuan-penemuan baru (inovasi) yang diterima oleh anggota masyarakat dan membawa perubahan kebudayaan.
d.      Adanya perubahan dalam jumlah dan komposisi penduduk. Jumlah penduduk yang terus meningkat baik disebabkan oleh pertambahan alami maupun adanya kaum pendatang, akan menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan penggunaan lahan. Lahan pertanian semakin terbatas menimbulkan intensifikasi penggunaan lahan melalui penerapan berbagai teknologi, sehingga struktur sosial akan mengalami perubahan sebagai akibat heterogennya jumlah penduduk.

e.       Semakin meningkatnya pengetahuan dan pendidikan penduduk, meningkatnya pengetahuan, wawasan dan pendidikan penduduk akan semakin mengembangkan ide, gagasan, dan kebutuhan manusia.
Contoh: seorang yang kuliah di perguruan tinggi, pada saat mengerjakan tugas atau belajar akan membutuhkan mesin tik, kalkulator, komputer dan peralatan lain yang lebih banyak dan cepat
f.       Sistem terbuka lapisan masyarakat (open stratification)
Sistem ini memungkinkan seseorang untuk menaikkan kedudukan sosialnya karena ada rasa tidak puas atas kedudukan sosialnya sendiri. Keadaan ini disebut dengan status-anxiety.
g.      Kondisi masyarakat yang heterogen dan bersifat terbuka. Banyaknya penduduk dengan berbagai latar pendidikan, pendapatan, mata pencaharian dan adat istiadat menyebabkan kondisi individu dalam masyarakat berada dalam kondisi persaingan dan peniruan sesuatu yang dianggap lebih baik.
Contoh:
·        Pak Amir mampu menyekolahkan anaknya ke perguruan tinggi terkenal. Anak Bapak Tio pun berkeinginan untuk melanjutkan sekolahnya ke perguruan tinggi yang sama.  
·        Andi makan di meja makan mempergunakan sendok dan garpu. Heru pun meniru cara makan Andi tersebut
2.      Faktor eksternal
Faktor eksternal merupakan faktor-faktor yang terdapat di luar masyarakat yang menyebabkan terjadinya perubahan sosial. Sebagai contoh: demografi, penjajahan, lingkunan, bencana alam, dan agama.
Faktor yang berasal dari luar masyarakat dapat disebabkan karena:
a.       Bencana alam, misalnya gunung meletus, banjir, gempa dan sebagainya. Bencana alam menyebabkan perubahan lingkungan. Perubahan lingkungan ini menuntut pola adaptasi yang berbeda dari sebelum terjadinya bencana. Perubahan ke arah kemunduran (regress) ini seringkali menimbulkan goncangan-goncangan dalam kehidupan masyarakat. Orang menjadi lupa terhadap norma dan adat istiadat yang berlaku, pokoknya mereka dapat mempertahankan diri dari bencana tersebut.
Contoh:
Gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Aceh telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakatnya. Mereka harus menata kembali sistem pemerintahan, sosial, ekonomi, pendidikan, dan lainnya. Perubahan yang terjadi di Aceh merupakan contoh perubahan sosial – budaya yang kompleks dan membutuhkan waktu lama untuk kembali menjadi stabil.

b. Peperangan, tidak hanya akan meningkatkan angka kematian, tetapi juga akan menyebabkan rusaknya berbagai sarana dan prasarana kebutuhan hidup, seperti lahan pertanian, sekolah, rumah, dan sebagainya. Kekacauan politik akan diikuti dengan kekacauan sosial, ekonomi, dan mental penduduknya. Peperangan ini seringkali diikuti dengan penaklukan atau penjajahan oleh bangsa lain yang menang. Masuknya ideologi baru dan tata cara lainnya dari negara penjajah. Semua itu secara langsung atau pun tidak akan merubah kehidupan masyarakat dan kebudayaannya.
c.   Kontak dengan masyarakat lain yang berbeda budayanya. Adanya interaksi dengan kelompok lain yang berbeda kebudayaannya akan semakin memperluas pengetahuan dan wawasan budaya asing sehingga timbul sikap toleransi dan penyesuaian diri. Sikap ini adalah awal terjadinya perubahan dalam masyarakat.
Contoh:
Bali merupakan salah kota di Indonesia yang ramai dikunjungi oleh wisatawan dalam dalam luar negeri. Komunitas-komunitas masyarakat itu membawa budayanya sendiri-sendiri, hingga tidak heran bila masyarakat di Bali sudah mulai terbuka dan menerima masuknya budaya asing. Sikap toleransi dan adaptasi terhadap budaya-budaya asing itu lambat laun mengakibatkan perubahan sosial budaya dalam masyarakat Bali, seperti: bahasa Inggris, Jepang, Perancis dan lain-lain menjadi bahasa pengantar dalam pariwisata. Untuk itu Sekolah Dasar di Bali mulai mengajarkan bahasa-bahasa tersebut dalam bidang studi Muatan Lokal.

B .     Faktor Penghambat Perubahan Sosial Budaya
Perubahan sosial budaya tidak selamanya berjalan dengan lancar. Ada perubahan yang berjalan secara perlahan, sebagai akibat adanya faktor penghambat. Faktor penghambat yang dapat memperlambat perubahan sosial budaya itu adalah:
1.      Adanya perasaan puas terhadap struktur budaya yang ada
2.      Adanya perasaan takut akan timbulnya goncangan-goncangan dalam masyarakat
3.      Kurang mengadakan hubungan dengan masyarakat lain yang berbeda budayanya
4.      Adanya hambatan bahasa dan geografis dalam berinteraksi dengan masyarakat lain
5.      Adanya prasangka jelek dan curiga terhadap masyarakat lain yang berbeda budayanya
6.      Kurangnya pengetahuan, wawasan, dan perkembangan pendidikan yang lamban
7.      Sikap masyarakat yang sangat tradisional
8.      Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat atau vested interests
9.      Hambatan-hambatan yang bersifat ideologis
10.  Adat atau kebiasaan. Nilai bahwa hidup ini pada hakikatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki







Kamis, 17 Januari 2013

Prasangka, Diskriminasi, dan Etnosentrisme

Prasangka
Prasangka sosial (social prejudice) merupakan gejala psikologi sosial. Prasangla sosial ini merupakan masalah yang penting dibahas di dalam intergroup relation. Prasangka sosial atau juga prasangka kelompok yaitu suatu prasangka yang diperlihatkan anggota-anggota suatu kelompok terhadap kelompok-kelompok lain termasuk di dalamnya para anggotanya.

Diskriminasi

Diskriminasi merupakan suatu kejadian yang biasa ditemukan dalam hidup bermasyarakat. Diskriminasi disebabkan karena kecenderungan manusia untuk membeda-bedakan manusia.

Diskrimasi bisa terjadi dalam berbagai konteks dan bisa dilakukan oleh orang tunggal, institusi, perusahaan, bahkan oleh pemerintah. Ada berbagai perlakuan yang bisa dianggap sebagai diskriminasi, perlakuan diskrimasi yang signifikan adalah sebagai berikut:

  • Seorang pedagang enggan berurusan dengan seorang pelanggan berdasarkan kelompok yang diwakillinya.
  • Seorang majikan memberi gaji yang tidak setimpal dengan kontribusinya kepada karyawan berdasarkan kelompok yang diwakilinya.
  • Sebuah institusi pendidikan memarahi seorang pelajar, meskipun dia memiliki kualifikasi dan masih memiliki kekosongan dalam institusi tersebut, karena individu tersebut mewakili kelompok tertentu.Diskriminasi dianggap sebagai sesuatu yang tidak adil berdasarkan prinsip "setiap manusia harus diberi hak dan kesempatan yang sama".


Etnosentrisme

Etnosentris adalah kecenderungan untuk melihat dunia melalui filter budaya sendiri. Istilah ini sering dipandang  negatif, yang didefinisikan sebagai ketidakmampuan untuk melihat orang lain dengan cara di luar latar belakang budaya anda sendiri. Sebuah definisi terkait etnosentrisme memiliki kecenderungan untuk menilai orang dari kelompok, masyarakat, atau gaya hidup yang lain sesuai dengan standar dalam kelompok atau budaya sendiri, seringkali melihat kelompok lainnya sebagai inferior (lebih rendah) (Healey, 1998; Noel, 1968).


kasus:
  • membicarakan seseorang yang belum tentu benar keberadaannya
  • berteman denganmembeda-bedakan adat, drajad kekayaan dan menjauhi yang tak sebanding dengannya.
  • Seorang anak pengusaha kaya serba di  “anak emaskan” di sekolahnya dan serba di dahulukan ketimbang anak seorang yang biasa biasa saja.

Sumber :

Agama dan Masyarakat

Indonesia adalah negara republik yang menggunakan UUD 1945 sebagai dasar negaranya. Di Indonesia diakui 6 agama , yaitu:

  1. Islam
  2. Kristen Katholik
  3. Kristen Protestan
  4. Hindu
  5. Budha
  6. Konguchu 
 Dalam UUD 1945 dinyatakan bahwa “tiap-tiap penduduk diberikan kebebasan untuk memilih dan mempraktikkan kepercayaannya” dan “menjamin semuanya akan kebebasan untuk menyembah, menurut agama atau kepercayaannya”. Pemerintah, bagaimanapun, secara resmi hanya mengakui enam agama, yakni Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu.

Dengan banyaknya agama maupun aliran kepercayaan yang ada di Indonesia, konflik antar agama sering kali tidak terelakkan. Lebih dari itu, kepemimpinan politis Indonesia memainkan peranan penting dalam hubungan antar kelompok maupun golongan. Program transmigrasi secara tidak langsung telah menyebabkan sejumlah konflik di wilayah timur Indonesia.

Berdasar sejarah, kaum pendatang telah menjadi pendorong utama keanekaragaman agama dan kultur di dalam negeri dengan pendatang dari India, Tiongkok, Portugal, Arab, dan Belanda. Bagaimanapun, hal ini sudah berubah sejak beberapa perubahan telah dibuat untuk menyesuaikan kultur di Indonesia.

Fungsi Agama
Agama bukanlah suatu entitas independen yang berdiri sendiri. Agama terdiri dari berbagai dimensi yang merupakan satu kesatuan. Masing-masingnya tidak dapat berdiri tanpa yang lain. seorang ilmuwan barat menguraikan agama ke dalam lima dimensi komitmen. Seseorang kemudian dapat diklasifikasikan menjadi seorang penganut agama tertentu dengan adanya perilaku dan keyakinan yang merupakan wujud komitmennya. Ketidakutuhan seseorang dalam menjalankan lima dimensi komitmen ini menjadikannya religiusitasnya tidak dapat diakui secara utuh. Kelimanya terdiri dari perbuatan, perkataan, keyakinan, dan sikap yang melambangkan (lambang=simbol) kepatuhan (=komitmen) pada ajaran agama. Agama mengajarkan tentang apa yang benar dan yang salah, serta apa yang baik dan yang buruk.

Kaitan agama dengan masyarakat banyak dibuktikan oleh pengetahuan agama yang meliputi penulisan sejarah dan figur nabi dalam mengubah kehidupan sosial, argumentasi rasional tentang arti dan hakikat kehidupan, tentang Tuhan dan kesadaran akan maut menimbulkan relegi, dan sila Ketuhanan Yang Maha Esa sampai pada pengalaman agamanya para tasauf.

Bukti di atas sampai pada pendapat bahwa agama merupakan tempat mencari makna hidup yang final dan ultimate. Kemudian, pada urutannya agama yang diyakininya merupakan sumber motivasi tindakan individu dalam hubungan sosialnya, dan kembali kepada konsep hubungan agama dengan masyarakat, di mana pengalaman keagamaan akan terefleksikan pada tindakan sosial, dan individu dengan masyarakat seharusnyalah tidak bersifat antagonis.

Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Kemiskinan

Ilmu Pengetahuan

Ilmu Pengetahuan memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya , dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya. Ilmu bukan sekedar pengetahuan (knowledge), tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode-metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya

Teknologi
Teknologi merupakan satu konsep yang luas dan mempunyai lebih daripada satu takrifan. Takrifan yang pertama ialah pembangunan dan penggunaan alatan, mesin, bahan dan proses untuk menyelesaikan masalah manusia.Teknologi dalam arti ini dapat diketahui melalui barang-barang, benda-benda, atau alat-alat yang berhasil dibuat oleh manusia untuk memudahkan dan menggampangkan realisasi hidupnya di dalam dunia. Istilah teknologi selalunya berkait rapat dengan rekaan dan gadget menggunakan prinsip sains dan proses terkini. Namun, rekaan lama seperti tayar masih menunjukkan teknologi.

Kemiskinan
Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan,dll.

Keterbatasan ilmu teknologi informasi yang dimiliki seseorang  membuat kehilangan kemampuan mereka, dan menyebabkan sulitnya dalam mencari pekerjaan.itulah mengapa kemiskinan merajalela di kalangan masyarakat. pendidikan gratispun sepertinya belum bisa dirasakan oleh semua kalangan, di balik kata gratis ada saja hal yang harus dibayar untuk menuntut ilmu yang menyebabkan warga yang memiliki keterbatasan ekonomi terpaksa untuk tidak menuntut ilmu dan mendesak untuk hidup dalam kemiskinan.


Sumber : 

Masyarakat Perkotaan dan Masyarakat Pedesaan

Umumnya masyarakat yang hidup di kota dan di pedesaan sama saja hanya saja yang membedakan tempat mereka bertinggal saja, tetapi untuk masyarakatnya juga berbeda. berikut perbedaan masyarakat perkotaan dengan pedesaan menurut saya :

  1. Wawasan
  2. Ekonomi
  3. Fisik
1. Wawasan
Umumnya masyarakat yang hidup di kota wawasannya luas karena mereka mendapatkan ilmu pengetahuan dengan mudah, tidak demikian dengan masyarakat pedesaan agak sulit mencari ilmu pengetahuan. Tetapi dibalik semua itu masyarakat pedesaan jika mempunyai wawasan yang luas seperti masyarakat perkotaan, mereka dengan mudah maju.

2. Ekonomi
Ini adalah salah satu yang paling terlihat dalam perbedaan masyarakat perkotaan dengan pedesaan. Masyarakat yang hidup di kota mudah mencari penghasilan karena di kota banyak lapangan kerja dan penghasilan yang mereka dapatkan lumayan besar, sedangkan masyarakat yang hidup di pedesaan mencari penghasilan adalah sesuatu yang amat sulit karena lapangan kerja di pedesaan terbatas entah mereka menjadi petani, berjualan / berdagang, dll. tetapi penghasilan mereka tidak sebanding dengan kerja keras mereka.

3. Fisik
Mungkin ini tidak terlalu terlihat karena masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan sama - sama menggunakan fisik. Tetapi ini akan terlihat jika masyarakat perkotaan melakukan pekerjaan masyarakat pedesaan. Menguras Tenaga, Memikul dengan kuat, Beban yang diterima adalah pekerjaan masyarakat pedesaan.

Kesimpulan :
Umumnya kehidupan ini seperti Yin & Yang, sebuah indikasi bahwa ada yang bisa melakukan A dan ada juga yang bisa melakukan B, yang A tidak bisa melakukan apa yang dilakukan B, yang B tidak bisa melakukan apa yang dilakukan A. oleh karena itu kita hidup berdampingan.

Pelapisan Sosial dan Kesamaan Drajat


Pelapisan sosial atau stratifikasi sosial (social stratification) adalah pembedaan atau pengelompokan para anggota masyarakat secara vertikal (bertingkat).
Individu-individu yang terdiri dari berbagai latar belakang tentu akan membentuk suatu masyarakat heterogen yang terdiri dari kelompok social. 
Dengan adanya kelompok social ini, maka terbentuklah suatu lapisan masyarakat yang berstara.
Betapa individu dan masyarakat adalah komplementer dapat kita lihat dari kenyataan, bahwa:
  1.  Manusia dipengaruhi oleh masyarakat demi pembentukan pribadinya 
  2. Individu mempengaruhi masyarakat dan bahkan bisa menyebabkan (berdasarkan pengaruhnya) perubahan besa masyarakat.
Pitirim A.Sorokin memberikan definisi pelapisan masyarakat sebagai berikut :”Pelapisan masyarakat adalah perbedaan penduduk atau masyarakat kedalam kelas-kelas yang tesusun secara bertingkat (hierarchis)”.

Beberapa teori tentang pelapisan social Pelapisan masyarakat dibagi menjadi beberapa kelas :
  1. Kelas atas (upper class).
  2. Kelas bawah (lower class).
  3.  Kelas menengah (middle class).
  4. Kelas menengah ke bawah (lower middle class).


Beberapa teori tentang pelapisan masyarakat dicantumkan di sini :
  1.  Aristoteles mengatakan bahwa di dalam tiap-tiap Negara terdapat tiga unsure, yaitu mereka yang kaya sekali, mereka yang melarat sekali, dan mereka yang berada di tengah-tengahnya.
  2.  Prof. Dr. Selo Sumardjan dan Soelaiman Soemardi SH. MA. menyatakan bahwa selama di dalam masyarakat pasti mempunyai sesuatu yang dihargai olehnya dan setiap masyarakat pasti mempunyai sesuatu yang dihargai.
  3. Vilfredo Pareto menyatakan bahwa ada dua kelas yang senantiasa berbeda setiap waktu yaitu golongan Elite dan golongan Non Elite. Menurut dia pangkal dari pada perbedaan itu karena ada orang-orang yang memiliki kecakapan, watak, keahlian dan kapasitas yang berbeda-beda.
  4. Gaotano Mosoa dalam “The Ruling Class” menyatakan bahwa di dalam seluruh masyarakat dari masyarakat yang kurang berkembang, sampai kepada masyarakat yang paling maju dan penuh kekuasaan dua kelas selalu muncul ialah kelas pertama (jumlahnya selalu sedikit) dan kelas kedua (jumlahnya lebih banyak).
  5.  Karl Mark menjelaskan terdapat dua macam di dalam setiap masyarakat yaitu kelas yang memiliki tanah dan alat-alat produksi lainnya dan kelas yang tidak mempunyainya dan hanya memiliki tenaga untuk disumbangkan di dalam proses produksi.
Kesamaan derajat adalah suatu sifat yang menghubungankan antara manusia dengan lingkungan masyarakat umumnya timbal balik, maksudnya orang sebagai anggota masyarakat memiliki hak dan kewajiban, baik terhadap masyarakat maupun terhadap pemerintah dan Negara. Pelapisan sosial dan kesamaan derajat mempunyai hubungan, kedua hal ini berkaitan satu sama lain. Pelapisan soasial berarti pembedaan antar kelas-kelas dalam masyarakat yaitu antara kelas tinggi dan kelas rendah, sedangkan Kesamaan derajat adalah suatu yang membuat bagaimana semua masyarakat ada dalam kelas yang sama tiada perbedaan kekuasaan dan memiliki hak yang sama sebagai warga negara, sehingga tidak ada dinding pembatas antara kalangan atas dan kalangan bawah.
  1. Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 yang menyatakan,” setiap warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada pengecualiannya”.
  2. Pasal 28D ayat (1) UUD 1945 menyatakan,” setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum”. 
  3. asal 28I ayat (2) UUD 1945 menyatakan, ”Setiap orang berhak bebas dari perlakuan diskriminatif atas dasar apapun dan berhak mendapat perlindungan ddari perlakuan yang bersifat diskriminatif itu”.
Empat pokok hak-hak asasi dalam 4 pasal yang tercantum di UUD 1945 (27,28,29, dan 31) adalah sebagai berikut :
  1. Pokok Pertama, mengenai kesamaan kedudukan dan kewajiban warga negara di dalam hukum dan di muka pemerintahan. Pasal 27 ayat 1 menetapkan bahwa “Segala Warga Negara bersamaan kedudukannya di dalam Hukum dan Pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.”Kemudian yang ditetapkan dalam pasal 27 ayat 2, ialah hak setiap warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.
  2. Pokok Kedua, ditetapkan dalam pasal 28 ditetapkan, bahwa “kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan oleh Undang-Undang”.
  3.  Pokok Ketiga, dalam pasal 29 ayat 2 dirumuskan kebebasan asasi untuk memeluk agama bagi penduduk yang dijamin oleh negara, yang berbunyi sebagai berikut : “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadah menurut agamanya dan kepercayaannya itu”.
  4. Pokok Keempat, adalah pasal 31 yang mengatur hak asasi mengenai pengajaran yang berbunyi : (1) “Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran” dan (2) “Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan suatu sistem pengajaran nasional, yang diatur dengan undang-undang”.

Sumber : 


Rabu, 16 Januari 2013

Warga Negara dan Negara

Waganegara adalah orang-orang yang menurut hukum atau secara resmi merupakan anggota resmi dari suatu Negara tertentu,atau dengan kata lain warganegara adalah warga suatu Negara yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan. 

Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Negara juga merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau aturan yang berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut, dan berdiri secara independent. Syarat primer sebuah negara adalah memiliki rakyat, memiliki wilayah, dan memiliki pemerintahan yang berdaulat. Sedangkan syarat sekundernya adalah mendapat pengakuan dari negara lain.
Negara adalah pengorganisasian masyarakat yang mempunyai rakyat dalam suatu wilayah tersebut, dengan sejumlah orang yang menerima keberadaan organisasi ini. Syarat lain keberadaan negara adalah adanya suatu wilayah tertentu tempat negara itu berada. Hal lain adalah apa yang disebut sebagai kedaulatan, yakni bahwa negara diakui oleh warganya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas diri mereka pada wilayah tempat negara itu berada.

Pengertian Negara menurut para ahli

Prof. Farid S. 
Negara adalah Suatu wilayah merdeka yang mendapat pengakuan negara lain serta memiliki kedaulatan.
Georg Jellinek 
Negara adalah organisasi kekuasaan dari sekelompok manusia yang telah berkediaman di wilayah tertentu.
Georg Wilhelm Friedrich Hegel 
Negara merupakan organisasi kesusilaan yang muncul sebagai sintesis dari kemerdekaan individual dan kemerdekaan universal
Roelof Krannenburg 
Negara adalah suatu organisasi yang timbul karena kehendak dari suatu golongan atau bangsanya sendiri.
Roger H. Soltau 
Negara adalah alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama masyarakat.
Prof. R. Djokosoetono 
Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama.
Prof. Mr. Soenarko 
Negara ialah organisasi manyarakat yang mempunyai daerah tertentu, dimana kekuasaan negara berlaku sepenuhnya sebagai sebuah kedaulatan.
Aristoteles 
Negara adalah perpaduan beberapa keluarga mencakupi beberapa desa, hingga pada akhirnya dapat berdiri sendiri sepenuhnya, dengan tujuan kesenangan dan kehormatan bersama.

[sunting]
Asal mula terjadinya negara berdasarkan fakta sejarah

Pendudukan (Occupatie)
Hal ini terjadi ketika suatu wilayah yang tidak bertuan dan belum dikuasai, kemudian diduduki dan dikuasai.Misalnya, Liberia yang diduduki budak-budak Negro yang dimerdekakan tahun 1847.
Peleburan (Fusi)
Hal ini terjadi ketika negara-negara kecil yang mendiami suatu wilayah mengadakan perjanjian untuk saling melebur atau bersatu menjadi Negara yang baru. Misalnya terbentuknya Federasi Jerman tahun 1871.
Penyerahan (Cessie)
Hal ini terjadi Ketika suatu Wilayah diserahkan kepada negara lain berdasarkan suatu perjanjian tertentu. Misalnya, Wilayah Sleeswijk pada Perang Dunia I diserahkan oleh Australia kepada Prusia,(Jerman).
Penaikan (Accesie)
Hal ini terjadi ketika suatu wilayah terbentuk akibat penaikan Lumpur Sungai atau dari dasar Laut (Delta). Kemudian di wilayah tersebut dihuni oleh sekelompok orang sehingga terbentuklah Negara. Misalnya wilayah negara Mesir yang terbentuk dari Delta Sungai Nil.
Pengumuman (Proklamasi)
Hal ini terjadi karena suatu daerah yang pernah menjadi daerah jajahan ditinggalkan begitu saja. Sehingga penduduk daerah tersebut bisa mengumumkan kemerdekaannya. Contohnya, Indonesia yang pernah di tinggalkan Jepang karena pada saat itu jepang dibom oleh Amerika di daerah Hiroshima dan Nagasaki.


    Tujuan Negara :
  1. Membentuk suatu sistem pemerintahan negara Republik Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
  2. Memajukan Kesejahteraan Umum.
  3. Mencerdaskan Bangsa.
  4. Ikut aktif dalam melaksanakan ketertiban dunia.

Teori hubungan warga negara dengan negara : 
Teori otonomi relatif (Gramsci): negara dan masyarakat masing-masing memiliki otonomi yang bersifat relaif.
Teori marxis: negara hanyalah sebuah panitia yang mengelola kepentingan kaum borjuis
Teori pluralis: negara merupakan alat dari masyarakat

Asas hubungan warga negara dengan negara :
 Pemerintah yang melaksanakan hubungan dengan warganegara dalam rangka mencapai tujuan negara.
 Tujuan negara adalah tujuan rakyat.
 Negara alat dari sekumpulan manusia.
 Untuk mencapai tujuan negara di serahkan kepada pemerintah.

Asas-asas yang dianut UUD 1945
1.Asas pancasila
2.Asas kekeluargaan
3.Asas kedaulatan rakyat
4.Asas pembagian kekuasaan
5.Asas negara hukum
Hubungan antara warga negara dengan negara dapat di lihat dari perspektif hukum, politik, kesusilaan dan kebudayaan.

Referensi :
id.wikipedia.org
ibnuhasanhasibuan.wordpress.com